Pages: [1] 2
  Print  
Author Topic: Siapa yang bela kepentingan investor?  (Read 620 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
doremi
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 3


View Profile
« on: July 17, 2008, 11:22:59 PM »

Dear all,

Saya mau tanya nih, kemana mesti ngelapor/minta bantuan, kalau investor dikerjain sama perusahaan pialang yang resmi terdaftar?
Teman saya yang baru sebulan jadi investor lewat  perusahan resmi tsb. bukan cuma terus-terusan disuruh nambah dana (padahal dana yang ada masih lebih dari cukup buat trading sekian lot ) ... nggak berhasil minta penambahan dana ....... teman saya di iming2  untuk nyerahin tradingnya ke orang-orang perusahaan...begitu diserahin.... equity yang puluhan ribu langsung dibuat amblas kena call margin ...... begitu amblas, orang-orang langsung minta penambahan dana yang lebih banyak lagi...
Apa memang begitu trick nambah dana?
Siapa yang bisa bela kepentingan investor kalau begitu ya?

Thx
Logged
herman007
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 10


View Profile
« Reply #1 on: July 18, 2008, 08:13:55 PM »

binggung jg ya Huh?
dalam surat perjanjian se tercantum semua tentang adanya resiko..
Logged
can-d
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 10


View Profile
« Reply #2 on: July 18, 2008, 11:55:26 PM »

kalo boleh tau perush mana ya? ada bbrp perush yg emang 'ngawur' tapi masih terus beroperasi padahal sudah banyak laporan ke polisi, BBJ, Bappebti, DPR sampai level menteri sekalipun, hasilnya nol semua karena u tau sendiri sistem peradilan Ind spt apa; memang kelalaian dari investor juga, tapi sebenarnya itu sudah jadi skenario mereka (perush pialang brengsek) yg dg rajinnya 'ngerjain' org yang masih awam dan kurang waspada; walau kejahatan tak terjadi bila tak ada kesempatan; namun kesempatan itu ternyata bisa dicari dan diusahakan..... hati2 dg perusahaan yg rajin cari investor baru tapi investor yg sdh masuk malah 'diarahkan' untuk loss
sy pinjem dari thread sebelah, coba dibuka ya http://forexindex-tom2000.blogspot.com/ (thanks buat yg bikin blog walau saya gak kenal) searching juga di google , ada bbrp thread yg serupa
jadikan pelajaran saja, tdk banyak yg bisa dilakukan...... tarik dana segera mungkin dan persiapkan diri sampai matang sebelum trading
saya yakin masih banyak trader yg berkualitas dan bisa diandalkan untuk mendulang profit di bursa berjangka, lebih selektif aja dan tetap waspada

nb:ada beberapa kasus yg msh berjalan di PN Jakpus

Logged
doremi
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 3


View Profile
« Reply #3 on: July 19, 2008, 10:23:59 PM »

Buat can-d

Terimakasih banyak atas pencerahannya..... kaget juga nih baca bahwa pialang justru menangguk keuntungan kalau nasabah loss.... selama ini pialang tempat teman saya trading, terus2an bilang pingin nasabahnya profit.....cuma  omongan itu memang nggak klop sama yang dialami oleh teman saya...
Selama trading dilakukan oleh teman saya, bisa dikatakan dia nggak pernah loss, malah seringnya profit ... makin banyak dia profit, makin gencar orang perusahaan minta dia nambah dana.... nggak berhasil ngebujuk nambah dana... ya itu tadi, sambil ngiming2 mereka setengah maksa supaya trading diserahin ke mereka... dahsyatnya lagi, equity segitu banyaknya dibuat ludes dengan sekali trading ....
Teman saya masih shock...dia belum ngasih tahu nama perusahaannya, tapi katanya tuh perusahaan sih ngaku paling sedikit masuk 5 besar...nggak tahu apanya yang besar...

Thx dan salam.
Logged
okky
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 11


View Profile
« Reply #4 on: July 21, 2008, 03:25:48 AM »

Buat can-d

tergantung pak....memang ada beberapa perusahaan yg nasabah loss dia dapet juga...

makanya sebelum invest anda harus tau dulu mana yg real pialang mana yg pialang juga bandar....

disitu anda harus hati 2 ,,,,,,

kalo mau maen hangseng sebaiknya anda kenal broker nya....keluarga atau orang kepercayaan sekitar...

tanya dengan jelas pialang nya merangkap bandar ga....Huh??

klo pialang merangkap bandar sih biasanya nih uang yg diinvestasikan ga bakalan lama....itu sih menurut pengalam saya loh pak...

suggest aja....

 

Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #5 on: July 30, 2008, 01:14:59 PM »

dear doremi...
salam kenal.... Wink
untuk masalah pembelaan sih dalam dunian investasi seperti ini ga ada, soalnya didalam sign agreement kan sudah tercantum semua resiko yang akan terjadi.
but, seharusnya...
sebelum nandatangani perjanjian tersebut, si calon investor harus menekankan bahwa resiko yang dapat ditolerir sebesar sekian % (biasanya sih, klo dia konsultan yag baik, dia yang tanya lebih dahulu "pak brp % yang akan saya kelola artinya berapa besar resiko yang ditolerir?")
Nah... jika sudah deal, baru menandatangani perjanjian tersebut.
dan biasanya juga, seorang konsultan atau wakil pialangnya, akan memberikan education terlebih dahulu sebelum masuk transaksi.
dan Juga FC (financial consultant) tersebut sebelumnya juga harus menanyakan ke calon investor, apakah mau trading sendiri dan didampingi dengan analysnya atau mau diserahkan sepenuhnya kepada si trader. (itu sih pilihan bagi calon investor.)
pengalaman saya nich... ( Grin)
berhubung saya seorang FC...
setiap ada calon investor yang ingin masuk.
saya selalu bertanya, "bapak/ibu, ingin trading dimana?"
jika si calon belum ngerti, nah saya dan analis menjelaskan produknya dan manajemen money-nya
jika sudah ada pilihan dari sicalon, saya bertanya lagi, "berapa batas dana yang ingin dikelola pak/bu?"
jika sudah ada keputusan misalnya 30%. yah sebatas itu lah resiko yang diambil, jadi jika lebih, si nasabah lsg ambil tindakan withdraw atau datang keperusahaan pialangnya.
dan terakhir saya menanyakan " apakah bapak/ibu ingin trading sendiri atau dikelola oleh trader kami?"
apapun pilihan si calon nasabah, analis/trader kami akan memberikan training seputar teknikal dan chartnya.
setelah itu semua selesai, baru perjanjian boleh ditandatangani dan disaksikan oleh manager.

 Cheesy yach... gitu deh.. prosedurnya...
jadi yang namanya nambah duit terus itu sih sebenarnya ga ada (klo si trader transaksi dengan benar).
Biasanya kebanyakan trader melakukan floating loss dalam transaksinya...
jadinya duitnya harus nambah terus...
hal ini perlu dihindari...
si nasabah harus kritis..nasabah punya hak untuk meng-cut transaski.
jangan biarkan floating terlalu lama. ini namanya konyol!!!
nasabah juga harus mengetahui passwordnya dari accountnya juga.
floating itu terjadi, karena si trader tidak memasang stop loss dan take profit pada transaksinya. Ini sangat berbahaya......

oc dech dah cape nih jelasinnya
aku rasa ini cukup yach....
Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #6 on: July 30, 2008, 01:42:27 PM »

oh ya satu lagi....
kalau sudah profit sebaiknya, dananya langsung diwith draw saja..
walaupun profitnya sedikit...
itu juga yang biasanya saya tekankan pada nasabah saya...
soalnya kalau ga diwithdraw...
profitnya nambah terus, yah itu dia bisa2 jadi sorotan pihak dealling di perusahaan, dan akhirnya dapat diinterfensi oleh perusahaannya...
tapi selama ini alhamdulillah kejadian ini belum pernah sama saya.
dan juga untuk keamanan dana nasabah, sya dan trader saya punya trik, jika telah profit mendekati modal. liquid saja semua dana bapak. dan kalau mau masuk lagi usahakan gunakan nama investor yang berbeda dari sebelumnya...
dan jika tradingnya menggunakan metatrader, setiap buka charta akan muncul "liveUpdate" nah itu jangan di tekan start, matikan saja window itu.
itu untuk menjaga agar jangan mudah diintervensi oleh pihak perusahaan.

ohya... saya bisa jadi temen bapak...
tuk banyak diskusi..
Logged
Ryan_AIA
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 20


View Profile
« Reply #7 on: July 30, 2008, 06:17:37 PM »

Dear all,

Baru-baru ini saya membaca berita, bahwa GRAHA FINESA BERJANGKA ternyata telah "menipu" nasabah-nasabahnya.

Duit investasi menjadi tidak jelas, dan pihak GFB (Graha Finesa Berjangka) ternyata dianggap telah melarikan diri.

Hal seperti ini menurut saya adalah salah satu "resiko" yang perlu diperhatikan bagi para investor.

Dan dengan adanya berita ini, saya semakin tidak percaya saja dengan pihak perusahaan-perusahaan berjangka, karena very high risk, dan salah satu "risk-nya" adalah ..... kabur.

Berita terbaru : Kecil kemungkinan duit investor kembali.

Salah satu saksi investor :
Dana sebesar Rp. 234 juta milik uang pensiun almarhum ayah investor hilang menguap begitu saja.

Menyedihkan?? Ya. Tepat sekali.

Bagaimana menurut anda??

Terutama tentang prospek investasi pada perusahaan berjangka??

Salam
Ryan
Agent AIA / AIU
ryan_aia@yahoo.co.id
Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #8 on: July 30, 2008, 10:18:23 PM »

dear all..
kaget juga yach denger berita dari saudara Ryan....
Tapi menurut saya kita harus berfikir lebih jernih lagi, jangan pesimis gitu ....
Sebenarnya, bisnis investasi seperti ini adalah real dan sangat nyata, karena ini adalah perputaran perekonomian tiap negara.
sebagai contoh kasus, temenku S2 dibidang manajemen investasi.
didalam pembahasan mata kuliahnya, yang dibahas adalah seputar investasi pergerakan ekonomi.
yah salah satunya index dan forex.
kalo forex kan nilai rata2 jual atau beli mata uang asing untuk setiap negara. nah nilai ini yang menjadi patokan berapa besaran nilai mata uang tiap negara tersebut.
dan klo index adalah nilai rata2 harga saham yang blue chip (unggul) pada setiap negara.
contoh Indonesia adalah LQ 45 artinya indonesia memiliki saham yang bluechip sebanyak 45 perusahaan. nah nilai index itu yang menentukan perkembangan harga saham.
trus.. didalam teorinya (text book) investasi ini memiliki return minimal 1,5% dari modal perbulan
and than, dosennya jadi tertarik loh.. untuk mencoba..
dan setelah coba ternyata emang kebukti. tapi yg jd masalah malahan tingkat griditasnya (alias serakahnya sidosen) yg ingin profit gede, akhirnya losss deh...
trus, aku juga pernah jadi investor kok walaupun mini.
yah lumayan deh dapetnya, trus aku liquid semuanya.
nah karena aku lihat ini benar dan nyata my father juga sampai sekarang juga masih jadi investor loch...
nah aku sekarang jadi pihak pengawas tradernya deh..
jadi artinya, kita sebagai nasabah punya wewenang dan kuasa yang penuh loch, untuk setiap transaksi yang terjadi pada modal kita.
nah aku rasa tidak perlu ketakutan yang berlebihan begitu,
yang penting kita harus waspada dan extra hati2...
sekali lagi kekuasaan penuh ditangan kita sebagai investor...
trus klo mau coba jd investor mendingan coba yang mini aja dulu, jangan lsg yang gede ya.....
salam
 Cheesy
Logged
magicknight
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 41


View Profile
« Reply #9 on: July 30, 2008, 11:55:52 PM »

Seperti kata Robert Kiyosaki !!
Untuk mempercayakan dana pada broker  / pialang, minimal ada pepatah sbb :
"TUNJUKKAN ANGKANYA !!"

Artinya, broker tersebut harus berani menunujkkan laporan transaksi dia dalam 3 tahun terakhir.
yach, tapi bukan jaminan juga seh ya..
Yang paling aman untuk investasi di HIGH RISK adalah dimainkan oleh diri sendiri, jangan memakai bantuan broker, toh dia kan mengejar komisi. Masa bodoh dengan dana investor. Uang orang lain ini koq.

Jadi hati2 saja dalam memilih broker / trader cap kecoa, manis di depan, kabur di belakang..

Salam Sukses,,
Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #10 on: July 31, 2008, 01:06:03 PM »

yah... aq setuju dengan saran dari sdr/i magicknight...
aq juga pada awalnya penasaran dengan trading online ini.
begitu aq menemukan salah satu broker yang aq percaya (bukan karena perusahaannya sih, tapi karena manajer dan trader/analisnya yang aq percaya) makanya aku inves mini...
aq jalani sendiri, dibantu oleh mereka...
 nah kalau sudah ingin berinvestasi, coba yang kecil dulu dan lebih baik trading sendiri...oc!
minta saja ke trader/analisnya untuk diajari trading..

Logged
doremi
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 3


View Profile
« Reply #11 on: August 01, 2008, 11:49:54 PM »

Salam kenal juga untuk Eyisita

Sebelum mulai melakukan trading melalui perusahaan pialang, investor selalu diminta untuk menandatangani surat perjanjian (yang katanya sudah standard). Dalam surat tsb. selalu dicantumkan adanya resiko dalam trading.  Kata ‘resiko’ ini yang kemudian terus dijadikan senjata oleh pihak perusahaan/trader untuk membenarkan tindakan mereka bila terjadi loss, baik yang dilakukan secara SENGAJA maupun tidak.

Mereka dapat berlindung  dengan sangat aman di balik kata resiko ini, mereka berusaha cuci tangan melalui kata ini, betapapun kotornya tangan itu... tetapi sesungguhnya ada banyak hal yang tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori ‘resiko’ trading, seperti misalnya kelalaian trader (seperti yang sempat terbaca di salah satu posting di sini, trader kelupaan melakukan locking),  kesengajaan untuk membiarkan investor loss, padahal terdapat banyak kesempatan untuk menghindarinya, dsb.

Tentu trader/pialang akan mengeluarkan segala macam argumentasi untuk membantah adanya kelalaian/kesengajaan tsb...Tetapi secara sederhana yang patut kita pertanyakan adalah, apakah trader/pialang akan melakukan trading dengan cara yang sama bila yang digunakan adalah uang/dana mereka sendiri?

Akhirnya, memang sangat beralasan yang dikemukakan oleh magicnight, yaitu bahwa yang paling aman untuk investasi di HIGH RISK adalah dimainkan oleh diri sendiri. Apa para trader/pialang mau peduli dengan uang orang lain?? Masa bodoh dengan dana investor... mau bangkrut atau jatuh miskin.. EGP aja....itu  uang orang lain koq...
Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #12 on: August 02, 2008, 12:32:03 AM »

iya... bener sekali pak..
pada umumnya trader melakukan hal tersebut ada dua alasan
1. tekanan dari leader team (pihak perusahaan) ini perusahaan yang brengsek
2. memang dirinya yang ga punya mopral dan tidak amanah..
Tetapi tidak semua trader seperti itu..
dan untuk trading sendiri itu saya sangat setuju...
saya sendiri awal masuk didunia trader juga karena inves mini, selama dua tahun saya menjadi trader...
saya mempunyai 2 rekan kerja, satu ahli dibidang index dan satu di bidang forex
mereka sudah 5 tahun menjadi trader.
kami sendiri setiap ada calon nasabah yang ingin inves, kekhawatiran selalu ada.
khawatir karena mungkin dia berinvestasi karena tergiur oleh profitny saja tetapi tidak siap untuk loss.
makanya, sebelum si calon inves, kami benar2 menjelaskan segala resiko, money manajemen, manajemen resiko dan batasan pengelolaan.
saya tidak membiarkan si calon nasabah menandatangani perjanjian kalau tidak mengerti.
dan biasanya sebelum trading, kami memberikan pelatihan khusus kepada calon nasabah dengan teknikal dan metode analisnya.
biasanya perusahaan lain menawarkan investasi sebesar 100jt, tetapi kami membolehkan nasabah investasi sesuka mereka sesuai dengan keinginan mereka ingin trading di produk mana (hangseng, kospi atau nikkei ataupun forex).
fasilitas yang didapat nasabah dari perusahaan juga sama seperti apa yang kami dapat.
karema motto team kami nasabah adalah raja, dan kami adalah mitra nasabah.
jadi bisa saling menjaga
dan alhamdulillah saat ini orang tua saya juga menadi investor, dan kami sendiri masih menjadi investor walaupun mini.
nah....
saya sangat senang sekali bila bapak mau berkonsultasi dengan kami,
walaupun tidak sebagai nasabah tetapi dapat sharing sebagai mitra bisnis
bapak juga dapat bermain kapan saja, setiap saat kekantor saya.
kami terbuka untuk siapa saja yang memang ingin belajar menjadi trader.

ini adalah salah satu gambaran tentang profil saya, saya hanya ingin menjelaskan bahwa tidak semua trader seperti itu.
saya senang bila bapak menjadi sahabat saya, saya akan mengenalkan dengan teman saya agar bapak bisa konsultasi secara teknikal dengan mereka...
semoga bapak profit ya...
jujur pak kami, sangat sedih setiap ada nasabah yang mengeluh telah ditipu oleh trader dari perusahaan brengsek.
sebelum bapak, kami juga telah menerima banyak laporan dari nasabah.
yang bisa kami bantu hanya memberikan edukasi gratis, berupa traning menjadi trader dengan segala teori dan teknikalnya, si nasabah juga dberikan modul untuk menambah wawasn mereka tentang teknikal. dan fasilitas dari perusahaan yang cuma2..
 Wink
eyi
yanti_stg@yahoo.com
saya tunggu bapak menjadi sahabat saya
081361385230/021-32516449
Logged
andriegu19
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 15


View Profile
« Reply #13 on: August 13, 2008, 11:21:11 AM »

hi all, great questions nih,  Smiley seneng kalo investor pada pinter2, kritis.. intinya investor musti cari broker yang amanah, atawa bisa di percaya.
invest di futures sesungguhnya sangat aman, karena semua bisa di rencanakan dan di laksanakan dalam waktu yang relatif singkat.
tapi kita harus ingat, kita gak boleh serakah.
pasang target harian yang jelas..
kalo target sudah tercapai refresh mind kita ke topik yang lain.
hal itu bisa membantu kita trading dengan baik di kesempatan berikutnya.
Logged
eyisita
Newbie
*

Karma: 0
Posts: 49


View Profile
« Reply #14 on: September 03, 2008, 07:45:17 PM »

UNDANGAN BAGI CALON NASABAH

Salam sejahtera buat semuanya....!!!

Latar Belakang
Banyaknya kejadian-kejadian tragis yang terjadi di dunia investasi future saat ini, mengakibatkan turunnya nilai kepercayaan nasabah pada bisnis derivatif dan forex. Berbagai cara dilakukan oleh marketing untuk menggaet calon nasabah agar investasi di perusahaan mereka, dengan tidak mempertimbangkan sistem pengelolaan dana yang baik. Keluhan dan penyesalan dilontarkan oleh para nasabah yang kecewa dengan sistem pengelolaan yang dilakukan. Nasabah yang seyogyanya mempunyai hak kuasa atas dana mereka menjadi diam membisu tanpa bisa bertindak. Janji profit dan pelayanan yang baik dikemukakan pada awal pertemuan oleh kebanyakan marketing. Padahal pada dasarnya, sistem pengelolaan dana pada investasi derivatif adalah si nasabah yang menjadi stakeholder pada transaksi dan wakil pialang hanya bertugas sebagai konsultan, membimbing dan mengarahkan nasabah pada transaksi. Tetapi kebanyakan yang terjadi yang bertindak memegang kendali adalah para marketing atau wakil pialang tersebut. Para nasabah tidak dikenalkan terhadap sistem pengelolaan yang baik, bagaimana pengaruh fundamental, mempelajari teknikal serta hubungan psikologis terhadap transaksi. yang dilakukan kebanyakan marketing hanya mementingkan kebutuhan pribadi tanpa mempertimbangkan tanggung jawab yang mereka pikul.

Menelaah latar belakang diatas, kami dari PT. MILLENIUM PENATA FUTURE mengundang dan mengajak semua calon nasabah untuk mengikuti training dan pelatihan trading ON LINE dalam investasi DERIVATIF yang akan diadakan pada:
hari          : Selasa
tanggal     : 09 september 2008
pukul        : 10.00-13.00
Tempat     : PT. Millenium Penata Future
                  (Jl. Kebon sirih, Gd. Menara Kebon sirih (Bimantara) lt 21.)
pendaftaran pada,
contact person : Yanti (021-32516449/081361385230)
                       Yoza  ( 081513961452)
email               : yanti_stg@yahoo.com

Catatan:
Pelatihan ini TIDAK DIPUNGUT BIAYA
bonus pelatihan : instal sistem trading dan buku panduan trading.
Trading menggunakan Meta Trader4
Bagi calon nasabah yang ingin belajar trading dapat membawa latop agar instal dapat dilakukan dilaptop masing-masing.

Tujuan Pelatihan
Proses sosialisasi produk derivatif, Resiko dan keuntungannya, dan diharapkan para nasabah dapat melakukan transaksi sendiri setelah pelatihan ini agar hak dan wewenang nasabah tidak terabaikan.

Sesi Acara
- Pengenalan Produk
- Apa itu index, forex dan option
- Pengaruh Fundamental terhadap market
- Money management (standar ukur dana investasi terhadap pilihan market)
- Manajemen Resiko (cara meminimalisasi resiko)
- Psikologi trading (Pengaruh Psikologi terhadap dunia Trading)
- Teknikal (kemampuan membaca dan mempelajari market dengan berbagai indikator)*

*bonus bagi nasabah yang ingin berlatih terus
 Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi contact person diatas
Logged
Pages: [1] 2
  Print  
 
Jump to: