AgungSP
Newbie
Karma: 0
Posts: 6
|
 |
« on: March 16, 2007, 09:38:25 AM » |
|
Wah rame ya pada ngomongin investasi di forum 'Obligasi', sampe2 nyinggung reksadana. Gimana klo kita discuss tersendiri di forum 'Reksadana', setujuuu? Rekans, mo tanya nih. Saya baru belajar-belajar mencari penghasilan dgn cara baru. Tapi baru sebatas informasi dan teori. Saya tertarik dengan reksadana, dengan alasan cukup aman (karena semua diatur manajer investasi, karena saya belum terlalu paham ttg saham), nanti pelan2 saya sendiri yang jadi manajer investasi klo dah bisa  Karena produk deposito maksimal penjaminan kan 100 juta ya per maret tahun ini. Saya baca ada produk reksadana terproteksi, yaitu jaminan kembali pokok 100%, namun tetap dengan jatuh tempo per tahun. Kemudian belakangan muncul reksadana terproteksi rolling fund, yaitu selain jaminan pokok 100%, juga bisa cair per 3, 6 bulan seperti deposito (di tahun kedua). Mohon share pengalamannya dan ilmunya yang udah pernah berhasil di reksadana. Sampai saat ini saya masih belum berani beli, walaupun modal udah lumayan cukuplah. Karena takut ada apa2. Thx b4. ASP
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #1 on: March 16, 2007, 11:59:09 AM » |
|
Salam kenal Pak Agung. RD terproteksi setahu saya tidak dijual lagi, dulu diadakan hanya agar pemegang RD pendapatan tetap bisa beralih ke RD terproteksi, sewaku kasus rush RD pendapatan tetap. Untuk RD terproteksi yang rolling fund, saya belum pernah dengar, mungkin teman-teman yang lain bisa membantu. Pengalaman sukses RD saya pikir udah banyak ya 
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
AgungSP
Newbie
Karma: 0
Posts: 6
|
 |
« Reply #2 on: March 19, 2007, 09:07:58 PM » |
|
Mungkin bisa dishare pak speculator_king (dan yang rekans lainnya) pengalaman pertama bagaimana mulai bermain reksadana step by step. Dan juga klo boleh tau pengalaman berbahagia mendapat passive income dari reksadana (berapa persen gitu yang didapat di tahun pertama. he he klo boleh...  )
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #3 on: March 19, 2007, 10:48:12 PM » |
|
Ini rata-rata return RD berdasarkan instument portfolionya: - Pasar Uang = 7 s/d 11% pa - Pendapatan Tetap = 10 s/d 22% - Campuran = 20% s/d 35% - Saham = 30 s/d 55% Return RD saham yang tinggi terutama terjadi di tahun 2006 ketika pasar saham kita super bullish, naik sekitar 700 point jika tidak salah. Untuk tahun 2007, prediksi hanya akan naik 200-400 point jika bisa, paling tidak 3 bulan pertama 2007 ini market kita anteng-anteng saja tidak naik. Tahun 2006, RD Makinta Mantap returnnya bahkan 110% pa !! Tapi saya tidak menganjurkan Makinta Mantap. Untuk mulai berinvestasi, Anda bisa membeli langsung ke manager investasinya atau melalui selling agent yang ditunjuk. Untuk pembelian pertama kali, ada form identitas yang mesti diisi dan form risk profile Anda termasuk tujuan investasi (apakah untuk pertumbuhan dana ataukan pendapatan). Selanjutnya Anda transfer dana pembelian ke rekening yang sudah ditetapkan dalam prospektus, kemudian faks bukti transfer ke mereka. Paling lama 7 hari kemudian, Anda akan memperoleh surat konfirmasi pembelian melalui pos. Selanjutnya tergantung pada manager investasi, tiap bulan Anda mungkin akan dikirim laporan perkembangan dana (semacam rekening koran bank). Ini adalah friendly advise dari saya untuk Anda jika Anda bermaksud mengambil RD saham: Umumnya sales RD (dan jg kebanyak literatur) akan mengatakan bahwa RD saham akan menguntungkan dalam "JANGKA PANJANG" minimal 1 tahun. Saya anjurkan, sebaiknya untuk RD Saham, minimal time frame Anda adalah 10 tahun untuk memperoleh return maksimal. Akan lebih baik jika Anda selalu membeli (menambah unit) secara berkala ketika market turun (NAB turun). Karena time frame yang panjang, Anda perlu memilih manajer investasi dan produk terbaik. Jangan sampai menyesal karena salah pilih. Selain itu, Anda perlu jantung yang kuat melihat turun naiknya (terutama saat turun  ) nilai investasi Anda. Kebanyakan investor keluar market ketika market bearish yang mengakibatkan anjloknya NAB, ini salah, jangan sampai terjadi di Anda. Udah ah, kepanjangan kayaknya  Mungkin bisa dishare pak speculator_king (dan yang rekans lainnya) pengalaman pertama bagaimana mulai bermain reksadana step by step. Dan juga klo boleh tau pengalaman berbahagia mendapat passive income dari reksadana (berapa persen gitu yang didapat di tahun pertama. he he klo boleh...  )
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
linoleum
Newbie
Karma: 0
Posts: 3
|
 |
« Reply #4 on: March 21, 2007, 10:33:33 AM » |
|
Apakah Reksadana memerlukan modal luar biasa besar alias di atas 10 juta? Karena saya masih pemula dengan cadangan dana nganggur di bawah itu dan gaji juga baru 1.5. :'( Adakah tempat yg bs beli reksadana ngeteng? : 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #5 on: March 21, 2007, 10:10:16 PM » |
|
Secara teori reksadana diciptakan untuk mengumpulkan dana masyarakat semula golongan, jadi di prospektus umumnya dicantumkan minimal dana penyertaan "hanya" beberapa ratus ribu rupiah. Dalam prakteknya bisa berbeda, terutama pada manager investasi asing dan manager investasi yang menggunakan selling agent. Coba hubungi MI lokal untuk keperluan ini, misalnya Trimegah, NISP, Sinarmas, Mandiri, Danareksa, Panin, dll. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa coba posting lagi disini. Apakah Reksadana memerlukan modal luar biasa besar alias di atas 10 juta? Karena saya masih pemula dengan cadangan dana nganggur di bawah itu dan gaji juga baru 1.5. :'( Adakah tempat yg bs beli reksadana ngeteng? : 
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
AgungSP
Newbie
Karma: 0
Posts: 6
|
 |
« Reply #6 on: March 24, 2007, 12:01:11 AM » |
|
Apakah manajer investasinya yang mengalokasikan langsung dana kita pada instrumen2 portofolio tsb atau kita yang memilihnya pak? Jika kita yang memilihnya, artinya ketika kita memilih manajaer investasi (misalnya Trimegah), maka kita ditawari pilihan untuk berinvestasi di instrumen yang mana ya? Kemudian pertanyaan kedua, jika suatu saat misalkan pasar sedang lesu, apakah pokok investasi kita bisa berkurang? Terima kasih ats jawabannya pak Speculator_king  Ini rata-rata return RD berdasarkan instument portfolionya: - Pasar Uang = 7 s/d 11% pa - Pendapatan Tetap = 10 s/d 22% - Campuran = 20% s/d 35% - Saham = 30 s/d 55% Mungkin bisa dishare pak speculator_king (dan yang rekans lainnya) pengalaman pertama bagaimana mulai bermain reksadana step by step. Dan juga klo boleh tau pengalaman berbahagia mendapat passive income dari reksadana (berapa persen gitu yang didapat di tahun pertama. he he klo boleh...  )
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #7 on: March 24, 2007, 07:27:48 AM » |
|
Menjawab pertanyaan pertama: Di RD, manager investasi yang akan mengatur portfolio untuk dana kita, kita tidak bisa memilih. Masing-masing RD sudah tertera di prospektusnya mengenai garis besar portfolionya, misalnya: RD Saham ABC komposisinya min 70% dan max 90% di saham dan min 10% dan max 70% di pasar uang. Menjawab pertanyaan kedua: iya, pokok investasi bisa berkurang, kecuali RD terproteksi. Ini adalah salah satu resiko RD, ini jg tercantum di prospektus. Makanya selalu baca dan mengerti prospektus sebelum berinvestasi di RD. Terima kasih kembali dan good luck Pak Agung 
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
raden rekso
Newbie
Karma: 0
Posts: 1
|
 |
« Reply #8 on: March 25, 2007, 12:01:54 AM » |
|
Salam kenal juga dari raden rekso Kalo mau tau n meyakinkan diri masuk ke RD baca buku "Menjadi kaya dengan Reksadana "karya siapa ya lupa penerbitnya gramedia mas, n kalo mau lihat peringkat MI di www.infovesta.com sekalian lihat NABnya. Aku jg dah ikut RD tapi cuma dikit-dikit aja, Trims.
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
mts1712
Global Moderator
Jr. Member
   
Karma: 0
Posts: 58
|
 |
« Reply #9 on: March 25, 2007, 06:00:20 AM » |
|
Salam kenal juga dari raden rekso Kalo mau tau n meyakinkan diri masuk ke RD baca buku "Menjadi kaya dengan Reksadana "karya siapa ya lupa penerbitnya gramedia mas, n kalo mau lihat peringkat MI di www.infovesta.com sekalian lihat NABnya. Aku jg dah ikut RD tapi cuma dikit-dikit aja, Trims. Sedikit menambahkan, bisa juga dilihat pada situs resminya bapepam di : http://www.bapepam.go.id/e-monitoring/
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
AgungSP
Newbie
Karma: 0
Posts: 6
|
 |
« Reply #10 on: March 26, 2007, 08:07:09 AM » |
|
Wahh terima kasih terima kasih. Jadi banyak tau banyak ilmu. Salam semuanya. 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
linoleum
Newbie
Karma: 0
Posts: 3
|
 |
« Reply #11 on: March 28, 2007, 09:57:51 AM » |
|
Kelihatannya menarik ya pak, bisakah bapak memberikan informasi, penjual reksadana yang rela dibeli katakanlah 500rb-1.000.000 / bulan? Apakah kita wajib beli tiap bulan ataukah belinya setiap kali kita suka saja? Misal: sebualn sekali, sebualn dua kali, dua bulan sekali....dengan nominal tak beraturan??? Sejauh ini, pencarian saya bermuara pada: www.danareksa.comBankassurance yg menawarkn Investasi ... (sempet ngintip di CS-nya, ada ttg AXA Mandiri gtu. Ada pilihan: Dynamic, Save, Progressive). Ada yg bisa memberikan saya info tentang kedua instrumen di atas??? Secara teori reksadana diciptakan untuk mengumpulkan dana masyarakat semula golongan, jadi di prospektus umumnya dicantumkan minimal dana penyertaan "hanya" beberapa ratus ribu rupiah. Dalam prakteknya bisa berbeda, terutama pada manager investasi asing dan manager investasi yang menggunakan selling agent. Coba hubungi MI lokal untuk keperluan ini, misalnya Trimegah, NISP, Sinarmas, Mandiri, Danareksa, Panin, dll. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa coba posting lagi disini. Apakah Reksadana memerlukan modal luar biasa besar alias di atas 10 juta? Karena saya masih pemula dengan cadangan dana nganggur di bawah itu dan gaji juga baru 1.5. :'( Adakah tempat yg bs beli reksadana ngeteng? : 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #12 on: March 28, 2007, 08:49:29 PM » |
|
Untuk sekuritas yang melayani pembelian eceran, coba hubungi Trimegah dan NISP. Kebetulan saya bukan nasabah RD mereka, tapi sepertinya mereka melayani. Tidak ada kewajiban untuk membeli tiap bulan, jadi kita bisa beli kapan kita suka saja. Nominalnya jg terserah kita, tidak perlu seragam.
Untuk produk danareksa, sebaiknya langsung hubungi mereka saja. Yang kerja sama dengan axa mandiri sepertinya campuran dengan produk asuransi (unit link?) ya?
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
officeboy
Newbie
Karma: 0
Posts: 2
|
 |
« Reply #13 on: April 19, 2007, 09:34:53 PM » |
|
Bung speculator_king,
Maaf nih saya kalau saya ada pertanyaan katrok, maklum bener2x awam nih : 1. Apa Bedanya Deposito 6 bulan dengan reksadana 6 bulan (kayaknya reksadana nggak dibatesin waktu ya?) bisa dicontohin pake hitung2xan nggak?
2. Tahun 2005 lalu menurut surat kabar ada penarikan dana besar2xan dari investor (panic selling?). Pertanyaannya, mengapa orang2x pada narik dananya? bukannya kalau didiemin nanti suatu saat akan naik lagi?
Terima kasih
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
speculator_king
Newbie
Karma: 0
Posts: 49
|
 |
« Reply #14 on: April 19, 2007, 11:14:29 PM » |
|
1. Deposito adalah produk bank, reksadana adalah produk perusahaan investasi (dikelola oleh manager investasi). Deposito memberikan return fixed, reksadana tidak memberikan return fixed, bahkan RD pendapatan tetap. RD tidak dibatasi waktu. Hitung-hitungannya sama aja, kecuali bahwa return deposito dipajakin 20%, reksadana tidak.
2. Inflasi naik --> suku bunga naik --> obligasi turun --> return RD pendapatan tetap turun, bahkan ada yang minus. Terjadilah penarikan dana. Semakin banyak dana ditarik, harga semakin turun. Harga semakin turun, penarikan dana semakin banyak. Salah satu faktor yg menyebabkan terjadinya redeemtion besar-besaran ini adalah banyaknya nasabah (investor) RD pendapatan tetap yg "deposito-minded". Waktu itu petugas bank yg menjual RD pendapatan tetap kira-kira ngomongnya gini ke nasabah: "Pak, Bu, daripada deposito, mendingan Bapak/Ibu tempatkan dana di RD pendapatan tetap saja. Sama kok dengan deposito, tapi bunganya lebih tinggi dan tidak dipajaki pula." Tidak pernah dijelaskan bahwa RD itu ada resiko kehilangan sebagian/seluruhnya pokok investasi dan "bunganya" tidak tetap (tidak seperti namanya "pendapatan tetap"). Jadi ketika returnnya minus, nasabah kaget dan merasa tertipu.
(Direktur?) BNI bahkan waktu itu sempat ditawan oleh nasabah untuk diminta pertanggungjawabannya. Beberapa minggu lalu, mereka mengatakan bahwa karena trauma, kemungkinan besar mereka tidak akan lagi menawarkan RD ke investor retail, tapi ke nasabah menengah ke atas tetap dilakukan, karena nasabah menengah ke atas lebih educated soal investasi.
Hope this helps.
|
|
|
|
|
Logged
|
"The trend is your friend except at the end where it bends" - Ed Seykota
|
|
|
|